Mengapa orang memakai akun Telegram kedua
Akun Telegram kedua berguna setiap kali satu identitas tidak cukup. Alasan paling umum adalah memisahkan urusan kerja dari kehidupan pribadi: klien, rekan kerja, dan komunitas profesional masuk ke satu akun, sementara keluarga dan teman di akun lainnya. Ada juga yang menyimpan akun terpisah untuk usaha kecil, untuk channel publik yang dikelolanya, atau untuk jual beli di grup tempat mereka tidak ingin menampilkan profil pribadi.
Telegram mendukung hal ini secara terbuka, dan aplikasi resminya memungkinkan Anda tetap masuk ke beberapa akun sekaligus serta berpindah di antaranya tanpa harus keluar. Yang tidak diizinkan Telegram adalah memakai akun tambahan untuk menghindari pembatasan atau blokir, mengirim spam, atau menyamar sebagai orang lain. Jika salah satu akun Anda dibatasi, gunakan jalur banding dan bantuan resmi Telegram, bukan memulai ulang dengan akun baru.
Yang perlu disiapkan sebelum mulai
Setiap akun Telegram terikat pada nomor teleponnya sendiri, jadi Anda memerlukan nomor kedua yang benar-benar Anda kuasai. Kartu SIM kedua, eSIM di ponsel dual SIM, atau nomor khusus kerja semuanya bisa dipakai. Di Indonesia, pastikan nomor itu sudah diregistrasi atas nama Anda sendiri. Nomor ini menerima kode login saat pendaftaran dan tetap menjadi kunci untuk masuk di perangkat baru nanti, meskipun kode berikutnya sering dikirim lewat aplikasi Telegram.
Hindari nomor sekali pakai atau nomor SMS publik. Nomor seperti itu mungkin berfungsi sekali, tetapi Anda bisa kehilangan akun begitu memerlukan kode baru, dan nomor semacam itu sering berpindah tangan, yang berarti orang asing bisa menerima kode yang ditujukan untuk Anda. Hal yang sama berlaku untuk kartu prabayar yang masa aktifnya dibiarkan habis: nomornya bisa hangus lalu didaur ulang untuk pelanggan lain. Pilih nomor yang akan Anda pertahankan selama bertahun-tahun, dan jaga masa aktifnya.
Tentukan sejak awal tampilan akun baru: nama, username, foto profil, dan bio singkat. Foto yang jelas berbeda membuat Anda selalu tahu akun mana yang sedang dipakai, sehingga terhindar dari pesan canggung yang terkirim dari profil yang salah.
Menambahkan akun di aplikasi Telegram
Di Android, buka menu samping, ketuk panah kecil di sebelah nama Anda, lalu pilih Tambah Akun. Di iPhone, tekan lama tab Pengaturan lalu pilih Tambah Akun, atau cari opsi yang sama di Pengaturan di dekat profil Anda. Di Telegram Desktop, buka menu samping atau Pengaturan lalu pilih Tambah Akun. Nama menunya bisa sedikit bergeser antarversi, tetapi opsinya selalu berada di dekat profil Anda.
Masukkan nomor telepon baru, lalu ketik kode yang dikirim Telegram. Untuk nomor yang benar-benar baru, kode biasanya datang lewat SMS, dan tergantung perangkat serta wilayah Anda, Telegram mungkin juga meminta alamat email untuk menerima kode login berikutnya. Jika nomor itu sudah punya akun yang sedang masuk di perangkat lain, kode biasanya dikirim ke sesi tersebut. Selesaikan dengan mengisi nama dan, jika mau, username serta foto.
Aplikasi menyimpan setiap akun secara terpisah sepenuhnya, lengkap dengan chat, kontak, folder, pengaturan, dan penyimpanan cloud masing-masing, dan keluar dari satu akun tidak memengaruhi akun lainnya. Jumlah akun yang bisa dimuat dalam satu aplikasi terbatas dan bisa bergantung pada langganan Anda, jadi periksa batas terbarunya di aplikasi sebelum berencana memakai banyak akun.
Notifikasi yang tidak tercampur
Secara bawaan, aplikasi bisa menampilkan notifikasi dari semua akun yang sedang masuk. Praktis, tetapi berisik, jadi buka pengaturan notifikasi di setiap akun dan tentukan apa saja yang perlu sampai kepada Anda. Banyak orang membiarkan notifikasi chat pribadi tetap menyala penuh, menyalakan notifikasi kerja hanya pada jam kerja, dan membisukan grup besar di kedua akun.
Pengaturan notifikasi juga punya opsi yang menentukan apakah peringatan dari akun yang sedang tidak Anda buka tetap muncul. Jika dimatikan, Anda hanya menerima notifikasi dari akun yang aktif, cocok bagi yang ingin meninggalkan urusan kantor di malam hari. Nada khusus untuk chat penting serta mode fokus atau mode senyap bawaan ponsel juga membantu.
Mengetuk notifikasi akan membuka chat di akun yang benar, tetapi periksa profil mana yang sedang aktif sebelum membalas, terutama jika dua percakapan terlihat mirip.
Memisahkan urusan kerja dan pribadi
Pemisahan sebagian besar soal kebiasaan. Gunakan folder chat di setiap akun, misalnya Klien, Tim, dan Channel di akun kerja, agar daftar chat tetap mudah dikelola. Atur juga opsi privasi yang berbeda: akun pribadi bisa menyembunyikan nomor telepon dan waktu terakhir dilihat dari semua orang kecuali kontak, sementara akun kerja menampilkan username publik tetapi tetap merahasiakan nomornya.
Hindari menambahkan orang yang sama ke kedua akun kecuali ada alasan yang jelas. Mencampur kontak membuat pemisahan jadi sia-sia dan memudahkan Anda tidak sengaja meneruskan sesuatu yang pribadi ke tempat yang salah. Jika suatu hari rekan kerja mungkin mengambil alih akun kerja, jauhkan file dan chat pribadi dari akun itu sejak hari pertama.
Di ponsel bersama atau ponsel kantor, pasang kode sandi lokal agar Telegram hanya bisa dibuka dengan kode. Ingat, siapa pun yang memegang aplikasi dalam keadaan terbuka bisa berpindah antarakun Anda hanya dengan satu ketukan.
Mengamankan kedua akun
Setiap akun punya pengaturan keamanannya sendiri, jadi atur keduanya. Aktifkan verifikasi dua langkah dengan kata sandi yang kuat dan unik, serta email pemulihan yang benar-benar bisa Anda akses. Lihat daftar sesi aktif di bagian Perangkat dan akhiri sesi yang tidak Anda kenali.
Perhatikan pengaturan ketidakaktifan di bagian privasi. Telegram bisa menghapus akun yang tidak dipakai selama jangka waktu yang Anda pilih, dan ini risiko nyata untuk akun kedua yang hanya sesekali dibuka. Pilih jangka waktu yang lebih panjang, atau cukup buka akun itu dari waktu ke waktu.
Jangan pernah membagikan kode login kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai tim dukungan Telegram, dan simpan kata sandi verifikasi dua langkah di pengelola kata sandi, bukan di Pesan Tersimpan.
Jika Anda mempertimbangkan akun siap pakai
Sebagian orang lebih memilih memulai dengan akun yang sudah ada daripada mendaftarkan nomor baru. Marketplace seperti rStock menampilkan akun Telegram dari toko-toko independen; rStock adalah platformnya, bukan penjualnya, toko harus disetujui sebelum bisa berjualan, dan setiap listing ditinjau sebelum tayang. Apa pun pilihan Anda, patuhi ketentuan penggunaan Telegram saat membeli atau memakai sebuah akun.
Sebelum membeli, lihat profil publik toko untuk mengetahui jumlah penjualan, rating, dan saldo asuransinya. Setelah pembayaran, detail yang dikirim muncul di halaman pesanan Anda. Masuklah, pasang kata sandi verifikasi dua langkah milik Anda sendiri, ganti email pemulihan, dan akhiri setiap sesi yang bukan milik Anda. Dana Anda ditahan dan tidak langsung diteruskan ke toko, dan jika ada yang tidak beres, Anda bisa membuka sengketa dalam jangka waktu terbatas setelah pengiriman.