Lewati ke konten
Semua panduan

Alat bisnis

Canva untuk Presentasi dan Infografis: Panduan Praktis

Cara membuat presentasi dan infografis yang jelas di Canva: templat, Brand Kit, grafik, kerja tim, format ekspor, dan aturan lisensi untuk elemen desain.

· Terakhir diperbarui:

Daftar isi

Mengapa Canva cocok untuk slide dan infografis

Canva adalah alat desain berbasis browser yang juga punya aplikasi desktop dan seluler, dengan penyuntingan seret dan lepas (drag-and-drop) sebagai intinya serta perpustakaan besar berisi templat, foto, ikon, dan font. Bagi orang yang tidak berlatar belakang desain, kombinasi ini menghilangkan dua bagian tersulit dari pekerjaan visual: menghadapi halaman kosong dan menjaga semua elemen tetap rata dan konsisten.

Presentasi dan infografis punya tantangan yang sama. Keduanya harus mengubah informasi menjadi sesuatu yang bisa dipahami dalam sekali lihat. Canva menanganinya di editor yang sama, sehingga grafik yang Anda buat untuk slide presentasi bisa dipakai ulang di infografis satu halaman atau unggahan media sosial tanpa mulai dari nol, dan beberapa orang bisa mengerjakan file yang sama.

Panduan ini mengikuti alur kerja praktis, mulai dari memilih templat hingga mengekspor file jadi tanpa melanggar aturan lisensi.

Mulai dari templat, lalu jadikan milik Anda

Cari di perpustakaan templat berdasarkan format terlebih dahulu, seperti presentasi, infografis, atau laporan, lalu berdasarkan topik atau gaya. Pilih templat karena strukturnya, bukan karena warna atau fotonya. Templat yang baik punya hierarki judul yang jelas, ruang kosong yang cukup, dan tata letak yang sesuai dengan jumlah konten yang benar-benar Anda miliki. Warna, gambar, dan font adalah bagian yang paling mudah diganti belakangan.

Kerjakan salinannya agar Anda selalu bisa kembali ke tata letak aslinya. Ganti teks contoh bagian demi bagian, hapus slide dan blok yang tidak diperlukan alih-alih mengisinya dengan teks penambal, dan tambahkan halaman baru dengan menduplikasi halaman yang sudah ada agar jarak dan font tetap konsisten.

Kesalahan yang sering terjadi adalah mencampur beberapa templat dalam satu presentasi. Setiap templat punya font, grid, dan logika warnanya sendiri, dan menggabungkannya membuat presentasi terlihat tambal sulam. Jika Anda menyukai tata letak dari templat lain, buat ulang dengan gaya Anda sendiri alih-alih menempelkannya begitu saja.

Siapkan Brand Kit agar desain tetap konsisten

Brand Kit atau Kit Merek di Canva menyimpan logo, palet warna, dan font Anda di satu tempat, sehingga semuanya muncul di bagian atas menu terkait saat Anda mendesain. Seberapa banyak yang bisa disimpan dan apakah Anda bisa memiliki beberapa kit bergantung pada paket Anda, tetapi pengaturan dasar pun sudah cukup untuk mencegah warna merek yang melenceng di slide Anda.

Tentukan palet kecil: satu atau dua warna utama, satu warna netral untuk teks dan latar belakang, serta satu warna aksen untuk sorotan seperti angka kunci atau ajakan bertindak. Pilih satu font judul dan satu font isi, lalu konsisten memakainya. Unggah logo dalam versi untuk latar terang dan gelap, idealnya dengan latar belakang transparan.

Anda bisa mengunci elemen agar tidak tergeser atau tersunting secara tidak sengaja, yang berguna untuk logo dan footer di templat bersama. Paket tim menambahkan kontrol lebih jauh atas templat merek, sehingga rekan kerja bisa menyunting bagian yang memang boleh berubah sementara bagian tetapnya tetap sesuai identitas merek.

Membuat presentasi yang mudah diikuti

Batasi setiap slide pada satu gagasan. Judul yang langsung menyatakan intinya jauh lebih efektif daripada satu paragraf teks: “Keluhan pelanggan turun setelah proses onboarding baru” memberi tahu audiens apa yang harus diperhatikan, sedangkan “Keluhan pelanggan” membuat mereka menebak-nebak. Taruh detailnya di catatan pembicara, yang bisa Anda lihat di tampilan penyaji sementara audiens hanya melihat slide.

Gunakan grafik dan tabel bawaan Canva alih-alih tangkapan layar spreadsheet. Anda bisa mengetik atau menempelkan data ke editor grafik, mengubah jenis grafik, dan menyesuaikannya dengan warna merek, dan hasilnya tetap tajam di ukuran berapa pun. Sorot satu batang atau garis yang penting dengan warna aksen dan biarkan sisanya netral.

Animasi dan transisi tersedia, tetapi gunakan secukupnya dan secara konsisten. Efek fade sederhana di antara slide jauh lebih sedikit mengalihkan perhatian dibanding efek yang berganti-ganti di setiap halaman. Anda bisa langsung melakukan presentasi dari browser, dan Canva juga memungkinkan Anda merekam diri sendiri saat presentasi, cocok untuk laporan perkembangan yang ditonton rekan kerja belakangan.

Mendesain infografis yang menjelaskan data

Infografis sebaiknya menjawab satu pertanyaan atau menceritakan satu kisah. Tuliskan pertanyaan itu sebelum membuka editor dan kumpulkan hanya fakta yang menjawabnya. Semua hal lain, semenarik apa pun, lebih cocok untuk konten terpisah.

Rencanakan alur bacanya. Kebanyakan pembaca memindai dari atas ke bawah, jadi letakkan pesan utama dan angka terpenting di dekat bagian atas, lalu arahkan pembaca melalui poin-poin pendukung dalam urutan yang logis, seperti linimasa, urutan langkah, perbandingan, atau peringkat. Templat infografis Canva disusun berdasarkan struktur-struktur ini, dan ikon, garis, serta bentuknya membantu menghubungkan bagian-bagian secara visual.

Sajikan data dengan jujur. Gunakan diagram batang untuk membandingkan jumlah, diagram garis untuk menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu, dan diagram bagian-dari-keseluruhan hanya jika bagian-bagiannya memang membentuk satu kesatuan utuh. Mulai sumbu diagram batang dari nol, hindari efek 3D yang sekadar hiasan, dan cantumkan sumber dengan teks kecil di bagian bawah. Cocokkan setiap angka dengan sumbernya sebelum menerbitkan, karena grafik menarik dengan angka yang salah menyebar lebih jauh daripada ralat apa pun.

Desainlah dengan memperhatikan aksesibilitas: kontras kuat antara teks dan latar belakang, ukuran teks yang cukup besar untuk dibaca di ponsel, dan label di samping warna agar tidak ada informasi yang hanya bergantung pada warna. Di halaman web, tambahkan deskripsi teks atau ringkas poin-poin utamanya di dekat infografis.

Berkolaborasi dengan tim

Desain Canva bisa dibagikan kepada orang tertentu atau lewat tautan, dengan izin untuk melihat, mengomentari, atau menyunting. Berikan akses komentar kepada peninjau yang hanya perlu menyarankan perubahan tanpa menyentuh tata letak, dan akses sunting hanya kepada orang yang benar-benar menggarap desainnya.

Komentar bisa ditautkan ke elemen tertentu dan bisa menyebut rekan kerja, sehingga masukan tetap berada di dekat hal yang dimaksud dan tidak tercecer di utas email atau grup chat. Beberapa orang bisa menyunting desain yang sama secara bersamaan, jadi sepakati siapa yang memegang slide atau bagian mana agar tidak saling menimpa.

Kelompokkan desain ke dalam folder bersama berdasarkan proyek atau klien dan beri nama file yang jelas. Ketika sebuah presentasi sudah final, simpan satu salinan yang ditandai sebagai versi yang dipresentasikan sebelum putaran revisi berikutnya, sehingga Anda selalu bisa kembali ke apa yang benar-benar dilihat audiens. Tergantung paket Anda, Canva juga bisa menampilkan riwayat versi sebuah desain.

Mengekspor untuk layar, cetak, dan PowerPoint

Pilih format ekspor sesuai tempat desain akan dipakai. PNG cocok untuk grafis dengan teks dan tepi tajam, JPG cocok untuk gambar yang didominasi foto ketika ukuran file penting, dan PDF paling baik untuk dokumen dan handout. Untuk cetak profesional, gunakan opsi PDF untuk cetak dan tanyakan kepada percetakan apakah mereka memerlukan bleed dan tanda potong, yang bisa disertakan Canva. Desain dengan gerakan bisa diekspor sebagai video atau GIF animasi.

Jika seseorang perlu menyunting presentasi Anda di PowerPoint, Canva bisa mengekspor ke format tersebut, dan juga bisa mengimpor file PowerPoint. Bersiaplah menemukan beberapa perbedaan: font yang tidak terpasang di komputer lain akan diganti, dan sebagian animasi atau elemen khusus mungkin tidak terkonversi dengan persis. Buka file hasil ekspor dan periksa setiap slide sebelum mengirimkannya.

Untuk web, jaga agar ukuran file tetap wajar, karena infografis yang berat akan lambat dimuat di koneksi seluler. Sebagian opsi ekspor, seperti latar belakang transparan dan jenis file tertentu, hanya tersedia di paket berbayar.

Lisensi, paket, dan tetap mematuhi aturan

Foto, ikon, ilustrasi, font, dan audio di perpustakaan Canva dilisensikan kepada Anda berdasarkan lisensi konten Canva; Anda tidak memilikinya. Lisensi ini umumnya mengizinkan penggunaan dalam presentasi, pemasaran, dan pekerjaan untuk klien, tetapi membatasi penggunaan tertentu, seperti menjadikan elemen perpustakaan bagian dari merek dagang atau logo, atau menjual ulang elemen tersebut sebagai file terpisah. Baca lisensi terbaru sebelum mendesain logo atau produk yang ingin Anda jual.

Sebagian elemen hanya tersedia untuk paket berbayar. Jika akses berbayar Anda berakhir, periksa dampaknya pada desain yang memakai konten premium sebelum menggunakannya kembali. Kehati-hatian yang sama berlaku untuk materi yang Anda unggah sendiri: Anda harus memiliki hak atas setiap foto, logo, dan font yang Anda tambahkan.

Canva menawarkan paket gratis dan paket berbayar untuk perorangan maupun tim, dan pilihan yang tepat bergantung pada apakah Anda membutuhkan fitur seperti Brand Kit lengkap, pengubahan ukuran desain, dan kontrol tim. Jalur mana pun yang Anda tempuh, termasuk akses yang dijual toko independen di marketplace seperti rStock, patuhi ketentuan penggunaan Canva, yang mengatur cara akun dan slot anggota berbayar boleh dipakai dan dibagikan. rStock tidak berafiliasi dengan Canva.

Pertanyaan yang sering diajukan: Canva untuk Presentasi dan Infografis: Panduan Praktis

Lanjutkan membaca